Tinjauan Singkat
Peranan rakyat dalam pembangunan akan lebih partisipatif dengan memberinya kelonggaran mengembangkan otoaktivitas serta kemandirian. Pertumbuhan lembaga swadaya masyarakat (LSM) membuktikan bahwa kegiatan pembangunan yang didasari prinsip kebersamaan dan kesamaan akan meningkatkan kapasitas individu dan kolektif. Lajunya lebih cepat dibandingkan dengan pembangunan yang diselenggarakan dengan pendekatan top-down dan terlalu birokratis.
SUATU gejala dalam proses pembangunan yang akhir-akhir ini makin menonjol peranannya tidak lain ialah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tumbuh bagai cendawan di musim hujan. Munculnya gejala ini sangat bermakna. Di satu pihak ia memberi petunjuk bahwa potensi yang latent ada dalam masyarakat untuk berkembang dan menyesuaikan diri dengan perubahan sosial, sangat besar. Di pihak lain usaha pembangunan yang dilancarkan oleh pemerintah berhasil merangsang umpan-balik dari pihak rakyat. Tambahan pula, menjadi jelas bahwa pendekatan pembangunan bottom-up (dari bawah) atau dari dalam merupakan pendekatan alternatif dari pendekatan top down (dari atas), suatu alternatif yang efektivitasnya cukup meyakinkan.