Turunnya laju pertumbuhan penduduk selama lima tahun terakhir ini berkaitan dengan keberhasilan program keluarga berencana yang dijalankan pemerintah. Namun sebenarnya penurunan ini juga merupakan akibat berbagai faktor lain. Menurut penulis, dalam waktu dua puluh tahun mendatang tingkat kelahiran di Indonesia masih akan turun, tetapi kecepatan penurunan ini akan berkurang. Bahkan, nanti tingkat kelahiran itu tidak akan turun lagi.
LAJU pertumbuhan penduduk Indonesia antara tahun 1980 dan 1985 adalah 2,15% per tahun yang oleh para ahli masih dianggap tinggi. Kalau laju pertumbuhan ini tetap seperti itu, maka penduduk Indonesia akan berlipat dua dalam waktu 33 tahun mendatang. Dalam dekade 70-an, antara 1971 dan 1980, laju pertumbuhan penduduk Indonesia sedikit lebih tinggi yaitu sekitar 2,3% setahun. Turunnya laju pertumbuhan penduduk dalam lima tahun terakhir ini tidak terlepas dari adanya penurunan tingkat kelahiran sebagai hasil dari program keluarga berencana yang telah dijalankan pemerintah sejak akhir tahun 60-an. Namun penurunan tingkat kelahiran ini tidak sepenuhnya akibat program keluarga berencana, karena masih banyak faktor lain, misalnya meningkatnya usia kawin wanita. Faktor-faktor itu berkaitan.1
1 Kingley Devis dan J. Blake, “Struktur Sosial dan Kesuburan: Kerangka Kerja Analitis”. Pembangunan Ekonomi Perubahan Budaya IV, 1956, hal. 221-235.