Prisma

Tokoh: Abdoel Moeis, Politik dan Sastera demi Boemipoetra*

ABDOEL Moeis (1883-1959), bekas Wakil Presiden Centraal Sarekat Islam, pada tahun 1959 ditetapkan sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional. Pada tanggal 17 Agustus 1960 Presiden/Panglima Tertinggi Angkatan Perang Republik Indonesia, Soekarno, menganugerahi almarhum Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Tingkat III atas jasanya yang luar biasa terhadap nusa dan bangsa. Sembilan tahun kemudian Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mashuri, SH, memberikan Anugerah Seni kepada almarhum sebagai penghargaan Departemen P & K Republik Indonesia atas jasanya sebagai sastrawan Indonesia utama dengan karyanya Salah Asoehan.


* Penulis berterima kasih kepada Dra. Diana Nimpuno-Moeis (Bandung), Dra. Rusina Sjahrial-Pamoentjak (Jakarta), dan terutama sekali Dra. Lies M. Marcoes (Bogor) yang dengan ikhlas telah membantu melengkapi bahan-bahan untuk penulisan ini.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan