Pelaksanaan paket-paket deregulasi selama ini, pada dasarnya tidak bisa dipelajari secara terpisah antara satu dengan lainnya. Sebaliknya, paket-paket tersebut saling berkaitan dan merupakan mata rantai dari seluruh proses atau rantai restrukturisasi perekonomian.
SUDAH banyak analisa mengenai paket-paket deregulasi yang ke luar beruntun akhir-akhir ini. Ada kecenderungan untuk mempelajari setiap paket atau paket-paket yang berhubungan dengan satu sektor (misalnya perdagangan) secara terpisah. Padahal masing-masing deregulasi merupakan mata rantai dari seluruh proses atau rantai restrukturisasi perekonomian. Seperti halnya rantai, kekuatan rantai atau keberhasilan proses restrukturisasi ekonomi, akan sangat tergantung kepada keterkaitan antara mata rantai dan juga letak satu mata rantai dibanding dengan yang lain.
Pada saat ini, karena banyak negara sedang berkembang yang melakukan proses restrukturisasi, analisa yang timbul bukan saja hanya mengenai perlunya dilakukan restrukturisasi serta jenis dari kebijaksanaan yang harus ditempuh, tetapi juga mengenai urutan kebijaksanaan yang dijalankan atau sequencing yang optimal. Sequencing yang optimal juga penting karena proses deregulasi tidak dapat dan juga tidak seharusnya dijalankan secara serempak untuk semua sektor, mengingat penyesuaian-penyesuaian yang harus terjadi — antara lain PHK — dan juga keterbatasan aparat pemerintah. Tujuan tulisan singkat ini adalah untuk menilai urutan proses deregulasi secara menyeluruh sebagai proses restrukturisasi yang berlangsung untuk mengatasi turunnya harga minyak.