Prisma

Pengawasan dan Birokrasi di Negara Berkembang

Birokrasi di negara-negara berkembang seringkali dianggap sebagai pihak yang turut menghambat pembangunan nasional yang sedang berjalan. Birokrasi rasional ala Weber kelihatannya memang suatu model yang tidak membumi dalam kenyataan sebenarnya, apalagi bagi dunia ketiga. Untuk itu, upaya-upaya perubahan birokrasi tidak harus selalu merujuk model Weberian secara keseluruhan, tetapi harus dikaitkan dengan situasi dan kondisi yang ada.

BIROKRASI di negara-negara sedang berkembang secara luas ditandai oleh ciri-ciri sebagai berikut: tidak efisien, jumlah pegawai yang berlebihan, tidak modern atau ketinggalan zaman, seringkali menyalahgunakan wewenang, tidak ada perhatian atau mengabaikan daerah-daerah miskin, dan tidak tanggap atas keragaman kebutuhan dan kondisi daerah setempat. Pada saat itu, perhatian atas permasalahan yang ditimbulkan oleh organisasi yang memiliki ruang lingkup yang luas ini semakin muncul ke permukaan.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan