Prisma

BIDANG PENDIDIKAN DAN MASJARAKAT BEBERAPA TJATATAN TEORITIS

I. KEADAAN

Dengan Ketetapan Menteri No. 33/1969 tertanggal 26 Mei, Departemen Pendidikan dan Kebudajaan memutuskan diadakannja suatu studi penilaian nasional. Tugas utama projek itu ialah, dalam waktu dua tahun agar :

  1. mengumpulkan problim2 dan informasi2 jang diperlukan untuk menjusun suatu strategi nasional pendidikan dalam djangka pandjang di Indonesia;
  2. mengadakan penilaian hal2 tersebut;
  3. memberikan saran2/pertimbangan2 kepada Pimpinan Departemen Pendidikan dan Kebudajaan kearah suatu strategi nasional pendidikan dalam djangka pandjang di Indonesia.1

Tugas analisa disegi pendidikan formil sebagian besar telah dipenuhi2, dan keputusan2 strukturil pertama untuk mewudjudkan suatu tata pendidikan formil jang baru telah diambil — demikianlah se-kurang2-nja dilingkungan Departemen P. dan K. Namun strategi2 djangka pandjang untuk perentjaan pendidikan integrasi dibidang pendidikan formil (sekolah, kursus2) harus berhadapan dengan serangkaian masalah strukturil :

  1. Persentase sekolah2 swasta dan sekolah2 jang diberi subsidi terutama dalam perguruan tingkat landjutan adalah tinggi, sedangkan pengendalian mereka dari pusat dalam soal pendidikan maupun pendidikan landjutan guru, susunan kurikulum dan inspeksi setjara teratur, baru didjalankan sebagai langkah2 permulaan.
  2. Sekolah2 agama jang berada diluar wewenang Departemen P. dan K., terutama dilingkungan perguruan sekolah dasar, memegang peranan sangat penting, karena djumlahnia tidak ketjil.

1 Sumber: Winarno Surachmad, Pendidikan Indonesia dalam Penilaian Nasional, Penerbitan No. 4/1970.

2 Lihat artikel Menteri Mashuri tentang “Menudju Sistim Pendidikan Pembangunan”.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan