Prisma

Masalah Pengembangan Industri

1. Perkembangan Strukturil

Bahwa pada suatu saat dalam proses pembangunannja Indonesia harus melewati suatu masa industrialisasi, jaitu periode pembangunan dan pengembangan jang pesat dari industri2 manufaktur, tidak ada orang jang akan menjangkalnja. Jang belum begitu djelas adalah kapan periode itu akan dimulai dan apa siasat industrialisasi jang paling tepat untuk Indonesia.

Kalau struktur perekonomian negara2 jang sudah madju ekonominja, jaitu negara2 jang taraf hidup rakjatnja sudah mentjapai tingkat jang tinggi, kita bandingkan dengan struktur perekonomian negara2 jang belum madju ekonominja, maka salah satu perbedaan jang menjolok adalah perbedaan dalam peranan sektor pertanian dan sektor industri dalam kehidupan negara2 itu. Di-negara2 madju kita akan selalu melihat bahwa sektor pertanian, termasuk perikanan, peternakan dan kehutanan, menjumbangkan bagian jang relatif ketjil pada pendapatan nasional. Di Inggeris misalnja, pertanian hanja menghasilkan 3% dari pendapatan nasional, di Djerman Barat 5%, Amerika Serikat 3%, Australia 11% dan Djepang 12%. Sebaliknja di-negara2 jang belum berkembang sektor pertanian merupakan sumber utama dari pendapatan nasional. Di India misalnja, sektor pertanian menghasilkan 43% dari pendapatan nasional, di Pakistan 45%, Thailand 30%, Filipina 30% dan Indonesia 48%1. Djadi terlihat sekali perbedaan jang amat besar dalam peranan pertanian di-negara2 berkembang dan negara2 jang belum berkembang. Djuga djika kita melihat pada lapangan kerdja penduduk, kita akan menjaksikan gedjala jang sama, jaitu bahwa di-negara2 jang telah berkembang hanja sebagian ketjil sadja dari penduduk bekerdja disektor pertanian, sedangkan di-negara2 jang belum berkembang sebagian terbesar penduduknja djustru hidup disektor pertanian itu. Di Inggeris misalnja, hanja 3% dari angkatan kerdja bekerdja disektor pertanian, di Djerman Barat 11%, di Amerika Serikat 5%, Australia 9% dan Djepang 23%. Sebaliknja di India 73%, Pakistan 70%, Thailand 75%, Filipina 58% dan Indonesia 73%2.


1 Semua angka2 tahun 1966/1967, diambil dari UN, Economic Bulletin For Asia and the Far East, Juni/September 1970

2 Angka2 tahun 1961 — 1964

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan