Pada masa permulaannya dapat dikatakan bahwa ASEAN (Association of South East Asia Nations – Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara) adalah suatu organisasi regional yang didirikan dengan motivasi preventif.
Usaha utama adalah mencegah menjalarnya ketidakstabilan politik berhubung dengan timbulnya pergolakan di Asia Tenggara dengan adanya kemungkinan meningkatnya campurtangan kekuatan-kekuatan besar non-regional. Mengingat latar belakang ini, dan lepas dari segala deklarasi-deklarasi yang bersifat mulul-muluk, tujuan utama bagi organisasi itu dapat dikatakan berupa suatu usaha untuk mencegah timbulnya kegoncangan politik dan kemasyarakatan yang dapat menjalar ke seluruh Asia Tenggara dan untuk mencari suatu solusi regional dalam suatu kerangka kerjasama antar-negara yang bersih dari warisan percekcokan Perang Dingin. Karena itu, sudah masuk diakal jika Indonesia menginginkan atau mementingkan ASEAN sebagai suatu organisasi regional yang beridentitas tersendiri dan tidak bersifat suatu aliansi menentang negara-negara apapun juga.
Bagi Indonesia, ASEAN merupakan suatu jalan keluar yang sehat guna memegang peranan yang layak sebagai negara yang terbesar di Asia Tenggara tanpa memaksakan keinginannya sendiri pada negara tetangga, sambil berusaha untuk memecahkan persoal-an-persoalan kongkrit yang sedang dihadapi.