Prisma

Pembangunan atau Pembebasan?*

Masyarakat Amerika Latin makin banyak yang beranggapan bahwa perbendaharaan kata-kata yang digunakan oleh para ahli pembangunan seringkali menyesatkan. Sebagai contoh, Gustavo Gutierrez, ahli teologi dan tokoh masyarakat Peru menyimpulkan bahwa “istilah pembangunan membawa konotasi pengertian yang makin merosot . . . dan berangsur-angsur mulai digantikan oleh istilah pembebasan . . . . Pada saatnya nanti akan ada pembangunan yang sebenar-benarnya bagi Amerika Latin, yaitu melalui pembebasan diri dari dominasi negara-negara kapitalis. Tentu saja ini berarti pula suatu pertarungan dengan sekutu-sekutu mereka di dalam negeri: sekelompok kecil dari kekuatan nasional kita”.1 Gutierrez adalah salah seorang juru-bicara penting untuk “teologi pembebasan”. Berbagai seminar dan konperensi telah diselenggarakan dengan tema tersebut di Colombia, Mexico, Uruguay, Argentina dan lain-lain negeri. Bagi Gutierrez — seperti halnya Gustavo Perez, René Garcia, Ruben Alves, Juan Segundo, Camilo Moncada, Emilio Castro2 dan lain-lain lagi — “pembebasan” mencerminkan pengertian yang lebih baik daripada “pembangunan”, suatu aspirasi riil dari masyarakat mereka untuk mencapai kondisi hidup yang lebih manusiawi. Gutierrez bukan bermaksud untuk meninjau segala perubahan dalam definisi pembangunan sejak diselenggarakannya “Rencana Marshall” pada tahun 1947. Tugas itu sudah dilakukan oleh orang lain.3 Sebaliknya ia memusatkan perhatian secara kritis pada tiga perspektif pandangan dengan satu diantaranya telah dikenal oleh sebagian besar para ahli di negeri-negeri maju.


* Artikel ini dikutip dan diterjemahkan secara bebas dari majalah International Development Review, No. 3, Vol. XIII, tahun 1971.

1 Gustavo Gutierrez Merino, “Notes for a Theology of Liberation”, Theological Studies, Vol. 31, No. 2 (Juni 1970), hal. 243—261.

2 Karya penulis-penulis ini bisa ditemukan umumnya dalam papers yang diedarkan oleh lembaga-lembaga dokumentasi seperti LADOC (Latin American Bureau, US Catholic Conference), ISAL (Iglesia y Sociedad en América Latina), dan The Theology of Liberation Symposium (dalam bahasa Spanyol), Bogota.

3 Cf. Hasil karya cemerlang oleh Jacques Freyssinet, Le Concept de Sous-Developpement, Mouton, 1966. Suatu gambaran singkat tentang berbagai pengertian yang dikaitkan dengan kata “pembangunan” dapat dilihat dalam: Denis Goulet, “That Third World”, The Center Magazine, Vol. 1, No. 6 (September 1968), hal. 47—55.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan