I. Pendahuluan
Berbicara mengenai latihan kejuruan, maka sebenarnya inti pelaksanaannya adalah penyampaian ketrampilun (Transfer keterampilan), yang memerlukan beberapa prasyarat dan kondisi-kondisi lainnya, yaitu yang meliputi mereka yang melatih, yang dilatih dan fasilitas-fasilitas yang tersedia. Maka tulisan ini tidaklah dapat dibatasi pada latihan kejuruannya sendiri yang bersifat teknis saja, tetapi perlu menelaah pula masalah-masalah yang berkaitan yang relevan dalam pembahasan ini, agar dapat diwujudkan keluasan dan kedalaman pandangan dalam mengambil sikap pemecahan atas masalah ini.
Penulis mengakui sepenuhnya keterbatasan pada dirinya dalam persepsi, interpretasi dan prediksi, oleh alur pendidikannya dan pengalaman-pengalaman yang didapatkannya dalam masalah latihan selama ini. Pendekatan masalah tersebut – di samping harus meninjau pula faktor-faktor yang berhubungan – secara terjalin akan tampak perlunya usaha secara interdisipliner, seperti pandangan-pandangan dari segi paedagogi, pengajaran, psikologi, ekonomi, sosial dan teknik. Data statistik yang langsung tepat-guna belum ada atau belum dapat diketemukan, maka statistik yang digunakan hanyalah tabel-tabel yang dapat memberikan indikasi untuk arah pemikiran. Gagasan-gagasan pemecahan dan rekomendasi, masih berupa pendapat-pendapat yang diajukan, dan belum didasarkan atas pengalaman serupa atau Uji coba. Walaupun demikian penulis harapkan, agar gagasangagasan sederhana ini sedikitnya dapat menjadi bahan pertimbangan untuk pemecahannya yang definitif secara regional dan nasional.