Prisma

PEMBUDAYAAN MASYARKAT DUNIA

Laporan Colloquium III di Bellagio tentang Program “Hubungan Kebudayaan Masa Depan”*

Mukaddimah

Kami yang bertanda tangan di bawah ini, sesudah minggu terakhir dialog di Bellagio, Italia, pada Colloquim III mengenai Hubungan Kebudayaan Masa Depan, ingin memaparkan pandangan berikut ini dan menyampaikan sejumlah saran yang urgen bagi siapa saja yang menaruh minat terhadap pengembangan hubungan kebudayaan pada masa kita ini.

Kami menyodorkan kepada diskusi kami hasil-hasil pengkajian yang dilakukan selama lebih dari dua tahun oleh Kelompok-kelompok Studi Jepang, Afrika, Timur Tengah, India, Asia Tenggara dan Amerika Serikat. Bermacam ragamnya pandangan ini telah memperkaya pengalaman kami dan menghasilkan sejumlah wawasan yang mewujudkan pemikiran kami. Di tengah keragaman ini kami menemukan kesatuan yang baru. Tentulah kami amat merasakan tidak lengkapnya pandangan ini karena Eropa Timur dan Barat, Republik Rakyat Cina, Amerika Latin dan Sovyet Rusia tidak tewakili dalam diskusi-diskusi kami. Pasti bahwa walaupun pandangan mereka berbeda, tetapi amat penting bagi suatu pandangan yang ruang lingkupnya dunia.

Meskipun tidak mungkin membentuk kelompok di tempat-tempat tersebut pada saat ini, kami berharap benar bahwa dari negara-negara tersebut akan ada beberapa orang dan kelompok yang akan mengkaji masalah ini pada masa tidak lama lagi. Mudah-mudahan kelak suatu bentuk kerja sama dapat dilaksanakan.

Kami sadar akan adanya suatu jaringan yang mulai meluas dari individu-individu yang melibatkan diri pada perbaikan hubungan kebudayaan jangka panjang. Jaringan ini berkeinginan untuk mengatasi aneka rintangan politis, militer, ideologis yang seringkali mengacaukan atau menghalangi terlaksananya hubungan yang insaniah.

Taufiq Ismail.

Pada akhir diskusi kami telah sepakat untuk menyampaikan pemikiran dan keyakinan kami melalui suatu seri publikasi. Harapan kami adalah untuk melanjutkan pengkajian ini melalui berbagai jalan, baik melalui kelompok Studi maupun program-program antar kelompok regional yang baru. Juga diusahakan untuk menciptakan saluran-saluran komunikasi dengan fihak-fihak lain — perseorangan dan kelompok — yang menaruh perhatian.

Kami mengajak anda untuk merenungkan tema-tema utama yang disajikan dalam publikasi ini. Moga-moga muncullah inisiatif dan tercapai kerja sama dalam perencanaan baru serta inovasi. Juga diharapkan partisipasi dalam memperluas jaringan komunikasi yang bersangkutan dengan hari depan hubungan kebudayaan.

Reconstituting The Human Community, Pembudayaan Masyarakat Dunia, adalah publikasi paling pertama yang akan disusul oleh laporan-laporan Kelompok Studi yang membicarakan masalah-masalah khas pada wilayah tertentu. Akhirnya sejilid esei mengenai tema-tema utama yang telah dipilih dari program keseluruhan akan diterbitkan pada musim panas 1973.

Dengan demikian diharapkan wilayah pengkajian akan diperluas dan merangsang penulisan serta pertemuan-pertemuan lain akan amat berfaedah bagi penggarisan kebijaksanaan dan program pertukaran pendidikan dan kebudayaan.

Akhirnya kami ingin menyatakan terima kasih pada Hazen Foundation yang memulai dan mensponsori ini serta kepada Rockefeller Foundation yang telah menyediakan ruangan studi dan pusat konperensi di Bellagio, Italia, untuk Colloquia II dan III di tahun 1971 dan 1972.

September 1972.


* Tulisan ini berasal dari laporan Colloquium III yang diselenggarakan di Bellagio, Italia, pada tanggal 17–23 Juli 1972 yang berjudul Reconstituting The Human Community dalam rangka program mengenai Cultural Relations for the Future yang disponsori oleh The Hazen Foundation. Terjemahan bebas ke dalam bahasa Indonesia dilakukan oleh Taufiq Ismail.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan