Prisma

Pengaruh Lingkungan Proyek Pembangunan

Pendahuluan

Akhir-akhir ini ekologi telah banyak menarik perhatian. Ekologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal-balik antara makhluk hidup dan lingkungannya. Hubungan timbal-balik ini membentuk suatu sistem yang disebut ekosistem. Karena itu ekosistem tidak lain adalah suatu sistem ekologi di suatu daerah dan waktu tertentu. Dalam pembangunan, manusia selalu merubah lingkungannya. Perubahan dalam lingkungan itu akan mempengaruhi kehidupan manusia. Dalam pembangunan, pengaruh perubahan lingkungan terhadap kesejahteraan manusia sudah barang tentu diharapkan dan direncanakan akan bersifat positif. Akan tetapi seringkali perubahan lingkungan itu melampaui skala perencanaan, sehingga terjadilah efek lingkungan yang tidak diperkirakan sebelumnya. Masalah lingkungan timbul, apabila perubahan lingkungan itu memiliki efek negatif terhadap kesejahteraan manusia.

Arti pengaruh lingkungan

Yang disebut pengaruh lingkungan suatu proyek, ialah perbedaan antara kwalitas lingkungan, jika tidak diadakan proyek, dan kwalitas lingkungan, jika ada proyek. Banyak orang menganggap pengaruh lingkungan itu, jadi perbedaan kwalitas lingkungan antara “tanpa” dan “dengan” proyek, selalu bersifat negatif. Ini tidaklah benar. Banyak proyek pembangunan yang secara keseluruhan telah meningkatkan kwalitas lingkungan, sehingga pengaruh lingkungan proyek-proyek tersebut bersifat positif. Tetapi telah terjadi pula adanya proyek pembangunan yang telah menimbulkan masalah lingkungan yang serius, sehingga menyebabkan kerugian yang besar untuk golongan tertentu ataupun secara nasional. Tugas penelitian ekologi pembangunan adalah untuk membantu perencanaan proyek pembangunan, sehingga dalam tahap perencanaan itu dapat diperkirakan pengaruh lingkungan apa yang akan terjadi dan ditaksir berapa besarnya pengaruh tersebut. Berdasarkan atas penelitian itu akan dapatlah disarankan tindakan apa yang perlu dimasukkan dalam perencanaan untuk mengeliminasi, atau paling sedikit mengurangi, efek yang negatif, atau menyarankan alternatif lain yang dapat mencapai tujuan proyek yang telah ditentukan dan yang secara ekologi lebih dapat dipertanggung jawabkan. Oleh karena itu penafsiran pengaruh lingkungan itu bersifat sengkelit umpan balik (feedback-loop) dalam perencanaan.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan