Pendahuluan
Apabila kita mendengar istilah “wayang,” maka pengertian umum yang terkandung di dalamnya, ialah suatu bentuk pertunjukan tradisionil yang disajikan oleh seorang dalang dengan menggunakan boneka atau sejenisnya sebagai alat pertunjukan. Wayang adalah warisan kebudayaan leluhur yang telah mampu bertahan berabad-abad dengan mengalami perubahan dan perkembangan sampai mencapai bentuknya sekarang ini. Wayang dikenal dan didukung oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, memiliki corak dan sifat yang khas dan bermutu tinggi sehingga dapat disebut sebagai salah satu kebudayaan nasional. Daya tahan wayang yang luar biasa membuktikan bahwa wayang memiliki fungsi dan peranan dalam kehidupan budaya masyarakat. Fungsi dan peranan wayang itu sejak terciptanya dan sepanjang perjalanan hidupnya tidaklah tetap dan tergantung pada kebutuhan, tuntutan serta penggarapan masyarakat pendukungnya. Juga pada dewasa ini setelah wayang berhasil mempertahankan kelangsungan hidupnya, fungsi dan peranannyapun setidak-tidaknya telah mengalami pergeseran bila dibandingkan dengan jaman-jaman sebelumnya. Bilamanakah wayang akan mengalami kepunahan sehingga tidak berfungsi lagi kiranya sukar diramalkan. Tulisan ini dimaksudkan untuk mencoba menguraikan fungsi dan peranan wayang dalam masyarakat Indonesia pada umumnya dan dalam masyarakat Jawa pada khususnya.