Penelitian berikut ini dimaksudkan sebagai sumbangan bagi diskusi mengenai politik pembangunan dewasa ini. Yaitu mempelajari tuntutan-tuntutan Dunia Ketiga untuk menggantikan orde ekonomi dunia yang lama dengan “Orde Ekonomi Internasional Baru”. Penelitian ini tidak langsung mengenai diskusi yang sedang muncul antara masyarakat-masyarakat industri Barat dan Dunia Ketiga. Di sini akan lebih banyak dikembangkan beberapa tesis yang diharap akan merangsang pemikiran ke arah orientasi baru mengenai politik pembangunan. Suatu uraian mengenai teori pembangunan dan politik pembangunan yang menjadi dasar dari diskusi tersebut, dapat digambarkan secara singkat sebagai berikut.
Politik pembangunan dari masyarakat-masyarakat industri dan Dunia Ketiga sampai sekarang, dalam program dan prakteknya bergerak ke arah perpaduan yang lebih erat dari semua pihak yang berkepentingan dalam perekonomian dunia. Dengan meningkatnya aktivitas perdagangan (ekspor/impor), berkembangnya penanaman modal swasta dan bantuan keuangan dari pemerintah-pemerintah dan perbaikan dalam persyaratan untuk melakukan transfer teknologi dan kerjasama yang lebih erat dalam banyak bidang lain, kebutuhan-kebutuhan yang sangat mendesak dari Dunia Ketiga diharap dapat dipecahkan lebih cepat. Integrasi yang lebih luas dan mendalam antara Dunia Ketiga dan perekonomian internasional merupakan garis-pedoman dalam cara-pikir dan cara-tindak dalam politik pembangunan. Sebaliknya, ada yang mengatakan bahwa hanya melalui kemerdekaan selekasnya, masyarakat dan perekonomian Dunia Ketiga dapat berdiri di atas kaki sendiri, untuk melakukan kerjasama jangka panjang yang berhasil dengan masyarakat dan perekonomian lain di gelanggang internasional. Bukan integrasi, tetapi-berdasarkan tiap keadaan kongkrit-pembebasan dirilah, yang akan menentukan orientasi dalam program politik pembangunan. Tulisan ini tidaklah bermaksud untuk menggambarkan politik pembangunan yang menekankan disosiasi sebagai cara pemecahan semua masalah dunia. Yang lebih dimaksudkan ialah merangsang pemikiran, yang dapat diterima, baik atas dasar pengalaman-pengalaman sejarah yang kuat maupun berdasarkan hasil penelitian-penelitian baru mengenai struktur sosial dan ekonomi Dunia Ketiga dan perekonomian internasional, yang menimbulkan kesulitan-kesulitan dan masalah-masalah yang sangat mendesak di Dunia Ketiga.1
Sesudah pembahasan singkat mengenai dasar-dasar ekonomis dari perekonomian-perekonomian yang mampu berkembang dan beberapa unsur struktur dasar dari perekonomian Dunia Ketiga, maka hendaknya dijelaskan kesimpulan yang memandang disosiasi sebagai hasil analisa semacam itu yang menjadi pedoman bagi politik pembangunan.
Dasar-dasar ekonomi yang mampu berkembang
Penelitian-penelitian sejarah-komparatif menunjukkan bahwa prasyarat bagi suatu pembangunan ekonomi dan sosial yang berhasil ialah pemupukan modal dalam bentuk khusus.
1 Karangan ini dimaksudkan sebagai suatu sumbangan terhadap penelitian-penelitian mengenai teori pembangunan dan politik pembangunan, yang oleh penulis telah diuraikan dalam bukunya: Weltwirtschaftsordnung und Entwicklungspolitik, Plädoyer für Dissoziation (Orde Ekonomi Dunia dan Politik Pembangunan, Suatu Pledoi untuk Politik Disosiasi), Frankfurt, 1977. Karena pembahasan ilmiah secara mendalam telah dilakukan dalam buku tersebut, maka dalam karangan ini tak akan diadakan pembicaraan yang panjang lebar.