Prisma

Aspek & Pengaruh Komunikasi pada Pemuda di Kampung Miskin Kota Jakarta

Pendahuluan

Komunikasi dianggap sebagai salah satu faktor yang amat penting dan sering kali menentukan terhadap sukses atau tidaknya misi pembangunan dan pengembangan sosial dalam masyarakat. Ahli-ahli ilmu sosial pada umumnya sepakat bahwa salah satu ciri masyarakat modern adalah berkembangnya komunikasi dan sarana media massa yang memulai dan melanjutkan perubahan dari masyarakat tradisionil.1 Sebagai alat untuk menyampaikan pesan, idea dan gagasan, sebagai alat pendidikan maupun sarana hiburan, komunikasi nampaknya telah mendapat kan konotasi positif sebagai salah satu alat pembaharu dalam menuju perkembangan dan kemajuan. Pada fihak lain, terasa benar kurangnya informasi mengenai peranan kongkrit komunikasi dan sedikit sekali pembahasan mengenai peranan dan efeknya terhadap masyarakat. Tidak banyak yang tertarik untuk membahas masalah ini berkenaan dengan situasinya di kota-kota besar seperti Jakarta umpamanya. Lebih menyolok lagi, sangat terasa kekurangan data dan informasi mengenai sisi lain dari Jakarta sebagai kota metropolitan: kehidupan dan peranan komunikasi terhadap kelompok pemuda yang hidup di kampung-kampung miskin, yang pada hakekatnya hidup berdasarkan pola tradisionil yang kontras sekali dengan masyarakat metropolitan di sekitarnya.


1 Alex Inkeles, “The Modernization of Man” dalam Myron Weiner (ed.) Modernisasi: “The Dynamics of Growth”, Voice of American Forum Lectures, 1972, hal. 153.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan