Salah satu aspek penting dari rencana pemukiman penduduk di daerah baru melalui program transmigrasi adalah pertimbangan tentang biaya-biaya bagi pemukiman tersebut. Perhatian perlu ditujukan kepada hal-hal apa yang dapat dilakukan agar biaya-biaya ini cukup memadai dan tidak mengganggu keberhasilan rencana-rencana pemukiman daerah baru, baik dari segi ekonomi maupun sosial. John A. Dixon menganalisa variabel-variabel apa yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan dari pemukiman daerah baru; besarnya biaya dan manfaat dari berbagai bentuk pemukiman. Berdasarkan analisa itu, ia menawarkan beberapa alternatif.
Pendahuluan
Transmigrasi di Indonesia merupakan suatu bagian penting dari rencana-rencana pembangunan yang digariskan pemerintah seperti ditegaskan dalam Repelita III. Sasaran jumlah penduduk yang hendak dipindahkan terlalu ambisius dan akan melibatkan sejumlah besar sumberdaya baik yang bersifat modal maupun daya manusiawi. Biaya untuk melakukan pemukiman kembali merupakan kepentingan yang utama dan perhatian telah banyak ditujukan kepada apa yang dapat dilakukan agar biaya ini cukup memadai, dengan tidak mengganggu keberhasilan rencana-rencana pemukiman daerah baru, baik dari segi ekonomi maupun segi sosial. Dalam hubungan ini, suatu tinjauan terhadap pengalaman dengan berbagai tipe pemukiman atas areal tanah di masa lampau kiranya akan cukup berguna.
Transmigrasi, atau pemukiman areal tanah baru, bukanlah sesuatu yang unik bagi Indonesia. Pemukiman areal tanah yang mendapat bantuan dari pemerintah telah memiliki sejarah yang cukup panjang di Indonesia (sejak tahun 1905 sampai sekarang) seperti halnya di banyak negara lain. Tulisan ini ingin menelaah pengalaman Indonesia dan negara-negara lain dan menyumbangkan beberapa pemikiran mengenai pemukiman areal tanah pada umumnya, sebab-musababnya, apa yang pernah dikemukakan oleh berbagai penulis tentang hal itu, dan apa yang dapat dipelajari mengenai biaya pemukiman serta berbagai alternatif yang mungkin. Persoalan-persoalan yang akan ditelaah antara lain:
- Apa yang menyebabkan mula-mula perlu dilakukan pemukiman areal tanah baru? Rintangan-rintangan apa yang telah menghambat di masa lampau?
- Aneka-ragam bentuk pemukiman areal tanah bagaimana yang pernah ada?
- Apakah tujuan-tujuan akhir yang hendak dicapai dengan pemukiman areal tanah? Mana yang merupakan tujuan akhir untuk masa depan para pemukim dan mana yang merupakan tujuan akhir untuk kepentingan pemerintah?
- Variabel-variabel apa yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan daripada pemukiman areal tanah baru?
- Berapa besarnya biaya-biaya dan manfaat dari berbagai bentuk pemukiman? Pemukiman macam mana yang lebih efisien, lebih ekonomis, lebih adil? Padat modal atau padat karya?
- Apa yang telah dialami Indonesia dalam hal pemukiman areal tanah dan petunjuk apa yang dapat dipetik dari pengalaman itu untuk kepentingan penyusunan strategi-strategi baru pemukiman daerah? Berapa besarnya biaya-biaya ekonomi yang sebenarnya telah terjadi dan bagaimanakah alternatif-alternatifnya?