* Tulisan ini merupakan karangan akhir masa pelajaran “Teori-teori Sosiologi Masa-kini Tentang Perkembangan” yang dibuat pada Bagian Sosiologi Pedesaan, Universitas Cornell, musim gugur 1981.
Dapatkah sebuah kota tambang menjadi pusat perkembangan ekonomi bagi daerah-daerah sekitarnya? Atau adakah implikasi lain yang ditimbulkannya terhadap daerah sekitarnya? George Y. Aditjondro membahas masalah ini dengan membandingkan kota tambang nikel di Soroako, Sulawesi Selatan dan kota tambang tembaga di Tembagapura, Irian Jaya. Ternyata bahwa proyek-proyek ekspor mineral ini tetap merupakan daerah-daerah kanton (enclaves) yang lebih terintegrasi kepada dunia industri internasional daripada kepada perekonomian nasional.