Prisma

Demokratisasi Terpimpin: Wacana Refleksi Epistemik, Menolak Kemandekan

Tulisan ini merupakan sebuah refleksi dengan menawarkan terobosan untuk memajukan demokratisasi di Indonesia melalui lensa teori wacana dan hegemoni. Sebagai sebuah proyek politik hegemoni, demokratisasi perlu membebaskan diri dari ortodoksi demokrasi yang melulu dipandang sebagai sebuah prosedur, sehingga membuatnya berakar sosial. Pertimbangan lebih menyeluruh pada dimensi kontekstual demokrasi dan kemauan serta kemampuan untuk terus-menerus terlibat dalam pertarungan politik menjadi tak terelakkan dan merupakan bagian dari penyelesaian yang diperlukan.

Kata Kunci: arus-utama, demokratisasi, hegemoni, politik pengetahuan, komunitas epistemik   Tulisan ini merupakan sebuah refleksi dengan menawarkan terobosan untuk memajukan demokratisasi di Indonesia melalui lensa teori wacana dan hegemoni. Sebagai sebuah proyek politik hegemoni, demokratisasi perlu membebaskan diri dari ortodoksi demokrasi yang melulu dipandang sebagai sebuah prosedur, sehingga membuatnya berakar sosial. Pertimbangan lebih menyeluruh pada dimensi kontekstual demokrasi dan kemauan serta kemampuan untuk terus-menerus terlibat dalam pertarungan politik menjadi tak terelakkan dan merupakan bagian dari penyelesaian yang diperlukan.

Kata Kunci: arus-utama, demokratisasi, hegemoni, politik pengetahuan, komunitas epistemik   

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan