Prisma

Filsafat Manusia Orang Irian

Semua yang ada di dalam alam dan masyarakat oleh orang Irian dipandang sebagai rekan-rekan yang sama-sama hadir di dunia. Karena itu tumbuhan, hewan, juga dianggap hadirin. Persoalannya adalah bagaimana sekarang manusia Irian merumuskan dirinya sebagai salah satu dari para “hadirin” itu di pentas alam semesta. Dr. J. Boelaars mencoba meneliti bagaimana suku di Irian baik yang masih dalam tingkat peramu, maupun yang sudah bercocok tanam mencoba mencari jawabannya, dan masing-masing jawaban adalah juga cara pikir dan cara hidupnya, dan karena itu juga filsafat hidupnya.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan