Prisma

Gaya Hidup Suka Mengonsumi dan Meniru: Beranikah Berinovasi?

Jumlah kelas menengah Indonesia, berdasarkan tingkat konsumsi dan tingkat pendidikan, naik pesat. Namun, jumlah tersebut belum menjadikan mereka sebagai agen perubahan. Kelas menengah Indonesia menganggap diri modern melalui perilaku sosial dan gaya hidup mengonsumsi aneka benda yang mewakili kelas sosial tertentu tanpa harus membeli benda tersebut (lifestyling). Peningkatan kemakmuran tampaknya menjadi sebuah strategi menghadapi komodifikasi gaya hidup yang terus-menerus mendorong konsumsi. Ada sisi positif dari sikap konsumtif tersebut. Bila pemerintah jeli, “keinginan” itu dapat dimanfaatkan untuk menumbuhkan industri kreatif nasional dan mengembangkan usaha kecil-menengah.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan