Kematian Presiden Anwar Sadat dari Mesir membingungkan banyak pihak. Mengapa presiden yang begitu cinta damai dan begitu dicintai rakyatnya dibunuh? Menurut Mona Makram-Ebeid fenomena Sadat jangan dilihat sebagai Sadat dalam pribadinya. Pendekatan yang harus diambil adalah melihat Mesir dalam konteks sosial dan politiknya. Bila faktor-faktor semacam ini diperhatikan maka akan nyata bahwa Sadat telah mengeluarkan dan mengasingkan dirinya dari rakyat Mesir, dan menyatukan dirinya dengan Barat. Kematiannya hanya suatu konsekuensi terakhir.