Bila selama 40 tahun terakhir ini Jepang berhasil memenangkan otonomi dalam bidang ekonomi dan menjadi saingan terberat Amerika Serikat, maka pada tahun mendatang PM Nakasone berniat memenangkan otonomi dalam bidang pertahanan. Terhadap ambisi itu, demikian tulis Arifin Bey dalam artikel ini, Amerika Serikat (sekalipun sekutunya), masih “harap campur curiga” terhadap peningkatan peran militer Jepang dalam membendung pengaruh Uni Soviet. Kecurigaan itu hampir tak jauh berbeda dengan kecurigaan negara Asia yang pernah merasakan serbuan dan tekanan tentara Nippon di awal tahun 1940-an.