Prisma

Keadaan Sosial-Ekonomis Kanak-kanak & Adolesen di Kota & Kampung Miskin Negara Sedang Berkembang*

  1. Populasi Kanak-kanak dan Adolesen di Kampung-kampung Miskin di Kota Kanak-Kanak dan Adolesen di daerah Kota

Statistik yang ada menunjukkan bahwa kanak-kanak dan adolesen merupakan persentase yang besar dari jumlah keseluruhan penduduk dan juga dari penduduk kota di negara-negara sedang berkembang. Hampir pada seluruh negara-negara berkembang di Afrika, Asia dan Amerika Latin, 40% atau lebih dari penduduk berada dibawah umur 15 tahun1. Persentase anak-anak muda di bawah umur 15 tahun bervariasi di dalam setiap negara seperti juga antara satu kota dan lainnya kadang-kadang lebih kecil di dalam sebuah kota dari pada untuk seluruh bangsa itu dan kadang-kadang agak lebih besar sedikit. Di India umpamanya persentase kanak-kanak dan anak muda di bawah umur 15 tahun adalah 39,1% untuk seluruh negara2. Juga, persentase kanak-kanak dan anak muda di bawah 15 tahun untuk seluruh Senegal adalah 42% sedangkan angka itu 45 untuk kota Dakar3.

Di negara-negara Arab, migran-migran desa kota terutama terdiri dari adolesen, orang-orang muda yang belum dan yang sudah kawin yang mempunyai anak-anak kecil. Dengan demikian, kota-kota gubuk (shanty towns) dan kampung-kampung miskin (slums) tempat pendatang-pendatang baru itu berdiam mempunyai proporsi anak-anak muda yang tinggi4.


* Tulisan ini berasal dari Bagian II laporan Badan Kanak-Kanak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF): E/ICEF/L. 1277/Add. 1, berjudul Children and Adolescents in Slums and Shanty-Towns in Developing Countries, yang diterbitkan tanggal 5 Maret 1971 untuk Sidang Eksekutif badan tersebut. Terjemahan dan editing oleh Redaksi.

1. Rafael Sajon, “Kesejahteraan anak dalam kondisi semi-perkotaan“, Boletin del Instituto Interamericano del nino, vol. XIII No. 170 (September 1969) hlm. 407; Urbanizacion y Marginaldad, Bogotá: Asociación Colombiana de Facultades de Medicina, Division de Estudios de Poblacion, Estudios Socio-Demograficos, 28–31 Maret 1968, hlm. 16–17; Anak-anak dan Remaja di Amerika Latin, UNICEF, Santiago, Chili, 12–20 Mei 1969, hlm. 16; Statistik Anak-anak dan Remaja, ECAFE (dokumen E/CN. 11/879), November 1969; dan “Situasi demografis di Afrika Barat“, Buletin Ekonomi untuk Afrika, vol. IV, No. 2, Juli 1966 (publikasi PBB, Nomor Penjualan: 67.II.K.2), hlm. 93 dan 95. Kekecualian adalah Argentina dengan 29,0% populasi di bawah 15 tahun, Uruguay dengan 28,0%, Bolivia dan Chili dengan 39,6% dan Gambia dengan 37,6%.

2. Buku Tahunan Demografi Perserikatan Bangsa-Bangsa, 1963 (publikasi Perserikatan Bangsa-Bangsa, Nomor Penjualan: E/F.63.XIII.2)

3 Situasi demografis di Afrika Barat“, op.cit., hlm. 95; dan P. Satge, et.al., (eds.), Dakar en Devenir, Dakar, Presence Africaine, 1968, hlm. 316–357

4 R. Descloitres, kertas kerja untuk “Colloque sur les problèmes de l’enfance et de la jeunesse dans les zones urbaines et peri-urbaines des Etats arabes,” Tunis, 1969

    Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

    Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

    Bagikan