Aspek kultural dan aspek personal dari keberagamaan kaum remaja makin menonjol, sedangkan aspek kemasyarakatannya makin kendur. Djohan Effendi menyimpulkan, para pemuka agama dan organisasi agama akan gagal mengantisipasi kecenderungan itu kalau mereka masih menekankan aspek kemasyarakatan – khususnya untuk kaum remaja. Tapi penanaman keyakinan yang kini tampak dalam demam kegairahan mendalami agama di kalangan orang muda, dikhawatirkan akan melahirkan mereka yang berpandangan sempit, radikal, dan mengabsolutkan keyakinannya sendiri.