Dalam masyarakat Jawa, kekuasaan yang dimiliki seorang pemimpin dianggap berasal dari Tuhan. Ini terlihat dan digambarkan dalam salah satu dunia mikro Jawa, wayang. Pada wayang ini ki-Dalang adalah orang yang memanipulir segala penyajian. Di sini ki-Dalang dianggap punya persamaan dengan Tuhan. Onghokham menghubungkan kepemimpinan di masyarakat Jawa ini dengan kepemimpinan di Indonesia. Dia melihat dalam kepemimpinan di Indonesia merdeka, rakyat Indonesia beranggapan kejagoan Soekarno sebagai pemimpin yang menerima kedaton baru, hingga disebut Pemimpin Besar Revolusi. Tapi bagaimana setelah itu?