Kesehatan dapat dipandang sebagai salah satu variabel untuk meningkatkan mutu modal manusia dalam produksi dan pembangunan ekonomi. Tapi di samping dianggap masukan dalam pertumbuhan ekonomi, manusia juga adalah yang mengkonsumsi hasil produksi itu sendiri, termasuk kesehatan.
DALAM teori ekonomi klasik pertumbuhan ekonomi tergantung pada tiga faktor produksi, yaitu tanah, modal, dan pekerja. Dalam versi modern, tanah diganti dengan sumberdaya alam, modal dengan teknologi (sumberdaya buatan), dan pekerja dengan sumberdaya manusia. Dari ketiga sumberdaya tersebut, yang mana yang sering menjadi kendala utama dalam pertumbuhan ekonomi? Berbagai teori bermunculan. Ada yang mengatakan sumberdaya alam sebagai kendala utama, ada yang mengatakan teknologi, dan ada pula yang mengatakan sumberdaya manusia sebagai kendala utama dalam pertumbuhan ekonomi. Apa pun jawabnya, pemikiran di atas tampaknya mengecilkan arti sumberdaya manusia. Sumberdaya manusia hanya dilihat sebagai input produksi dalam pertumbuhan ekonomi. Padahal manusia sebagai input produksi adalah juga manusia yang mengkonsumsi hasil produksi itu sendiri. Sesungguhnya, manusia sebagai sumberdaya tidak hanya berfungsi sebagai salah satu input dalam proses produksi, tetapi juga berfungsi sebagai penentu akan apa, dalam jumlah berapa, dan distribusi barang yang diproduksi.
* Terimakasih kami ucapkan pada Dr. Ratna Budhiarso, yang banyak memberikan masukan untuk penulisan ini. Semua kesalahan yang tersisa tetap merupakan tanggung-jawab penulis semata.