
Judul : Ethics or the Right Thing? Corruption and Care in the Age of Good Governance
Penulis : Sylvia Tidey
Penerbit : HAU Books Chicago
Tebal : xii + 206 Halaman
Cetakan I: 2022
ISBN : 978-1-912808-64-9 (Cetak)
978-1-912808-65-6 (Elektronik)
978-1-912808-66-3 (Pdf)
Globalisasi etika merupakan muatan penting dalam gagasan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), yang menjadi karakter demokrasi liberal secara umum. Hal itu membawa konsekuensi, salah satunya, pada upaya pemberantasan korupsi dipandang sangat fundamental untuk memastikan transisi di negara-negara yang mengalami demokratisasi sejalan dengan ide demokrasi liberal.1 Kenyataannya, upaya antikorupsi gagal menekan korupsi, tata kelola pemerintahan tidak bekerja sesuai rute yang diharapkan, dan demokrasi liberal mengalami krisis justru di era tata kelola pemerintahan yang baik.2 Itulah latar belakang lahirnya studi antropologi politik berjudul Ethics or the Right Thing? Corruption and Care in the Age of Good Governance.
1 Lihat, Nicolas Guilhot, The Democracy Makers (New York: Columbia University Press, 2005); Steven Sampson, “Integrity Warriors: Global Morality and teh Anti- Corruption Movements in the Balkans,” dalam Dieter Haller dan Cris Shore (eds.), Corruption: Anthropological Perspectives (London: Pluto Press, 2005), hal. 103- 130; Samuel Moyn, The Last Utopia: Human Rights in History (Cambridge MA: Harvard University Press, 2010); Kregg Hetherington, “Peasants, Experts, Clients, and Soybeans: The Fixing of Paraguay’s Civil Service,” dalam Current Anthropology, Vol. 59, Suplemen 18, April 2018, hal. 171-181.