Prisma

Kota dan Desa: Ketimpangan Distribusi Pendapatan

Wouter van Ginneken. Ketimpangan Pedesaan dan Pendapatan di Indonesia, Meksiko, Pakistan, Tanzania dan Tunisia. Jenewa: Kantor Buruh Internasional, 1976, viii + 68 hal.

Setelah ternyata dalam dua dasawarsa terakhir apa yang disebut trickle down effects dari model pertumbuhan (growth model) yang berdasarkan kriteria capital/output ratio tidak membawa hasil dalam bentuk kenaikan tingkat hidup golongan miskin di negara-negara sedang berkembang, maka mulailah para ekonom (yang sadar dan berorientasi jujur terhadap kerakyatan) memperhatikan aspek hakiki dari suatu model pertumbuhan ekonomi yang selama ini dilupakan, yaitu untuk siapa sebenarnya pembangunan itu diarahkan dan bagaimana kenaikan output itu harus disebarkan.

Studi-studi Irma Adelman & Cyntia Morris, H.B. Chenery dan kawan-kawannya yang melingkupi beberapa negara, demikian juga studi Hans Singer mengenai Kenya yang juga diterbitkan oleh ILO di Jenewa, telah menjadi bahan-bahan empiris yang mulai menarik perhatian perencanaan-perencanaan sosial di negara-negara sedang berkembang. Strategi pertumbuhan dengan pembagian kembali pembangunan (pertumbuhan dengan redistribusi) mulai masuk dalam cakrawala pemikiran dan landasan operasionil pelaksanaan rencana pembangunan di beberapa negara sedang berkembang.

Studi Wouter van Ginneken mengenai ketimpangan distribusi pendapatan di negara-negara sedang berkembang—yang baru-baru ini diterbitkan oleh ILO di Jenewa ini telah menambah perbendaharaan kita mengenai persoalan normatif dalam pola pendapatan dan penikmatan hasil-hasil pembangunan di negara-negara ini. Kendatipun studi ini tidak merupakan studi yang mencakup perbandingan-perbandingan dalam suatu jangka waktu (time-series) yang panjang disebabkan tidak tersedianya data-data historis mengenai pola pendapatan dan penikmatan output di negara-negara ini, namun ia telah memberikan sumbangan bagi pengertian yang lebih luas mengenai aspek distribusi pendapatan dalam sistem ekonomi negara-negara yang diselidiki.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan