PIR-BUN memang telah berhasil sebagai satu cara reformasi agraria: menyediakan tanah bagi ratusan ribu keluarga tuna kisma. Namun ada persoalan heterogenitas peserta dan ketidaksesuaian teknologi yang ingin dialihkan PTP dengan sistem pertanian yang dianut petani. Juga rasa diperlakukan tidak adil di kalangan para pemilik tanah yang terkena proyek bisa menjadi bibit kerawanan sosial di masa datang.
MASALAH serius yang kini harus kita hadapi bersama sesudah harga minyak bumi jatuh secara drastis di pasaran internasional adalah bagaimana kita dapat meneruskan momentum pembangunan di negara kita. Jatuhnya harga minyak bumi menciptakan suasana yang “dramatis”, karena selama ini hasil ekspor minyak merupakan sumber keuangan pemerintah di samping bantuan dana asing guna membiayai pembangunan di Indonesia. Untuk mengatasi permasalahan ini, pemerintah Indonesia telah mengambil kebijaksanaan ekonomi baru yang bertujuan untuk mengurangi ketergantungan perekonomian nasional pada ekspor minyak melalui usaha menggalakkan ekspor non-migas. Salah satu andalan ekspor non-migas kita adalah produk perkebunan, khususnya ekspor minyak sawit dan karet.