Judul: Sang Guru dan Secangkir Kopi: Sejarawan Onghokham dan
sebuah Dunia Baru Bernama Indonesia
Penulis: Andi Achdian
Penerbit: Kekal Press, 2011
Tebal: xxvii + 139 halaman; ISBN 978-979-17-90529

Pak Ong (1933-2007), demikian sebutan para muridnya. Selain sangat jarang atau bahkan tak pernah dipanggil dengan nama lengkap Pak Onghokham, dia merupakan pribadi yang menarik dan unik di mata siapa pun yang mengenalnya, baik pribadi maupun selintas. Dia dikenal sebagai sejarawan, seorang gourmet sekaligus koki yang cekatan. Di malam hari, dia kerap menyambangi berbagai perjamuan makan minum atau acara lain yang diadakan para sahabat atau koleganya, sedangkan di siang hari terlihat tanpa sungkan menaiki kendaraan angkutan umum atau berjalan kaki. Keringat membasahi sekujur tubuh dan baju lengan panjangnya yang digulung hingga siku. Berdesakan dengan sesama penumpang di angkutan umum atau para pembeli di pasar tradisional menjadi bagian dari rutinitas hariannya, sama halnya dengan obrolannya yang nyaris tak berujung di suatu jamuan makan bersama para kolega. Kehadirannya di berbagai acara juga sama penting dengan kemunculan esainya di berbagai koran, majalah mingguan, ataupun jurnal dalam dan luar negeri. Popularitas dan pesonanya setara dengan wajah para pesohor yang setiap hari terpampang di berbagai media nasional. Itulah Ong.