Radio adalah salah satu di antara banyak media yang dapat digunakan dalam komunikasi massa. Menurut Harsono Suwardi radio dapat dikatakan merupakan medium yang paling mendekati kesempurnaannya sebagai alat pengganti kunjungan kepada sasarannya. Radio tidak menuntut pendengarnya untuk memiliki ketrampilan atau pengetahuan khusus, sehingga orang butahuruf pun dapat menggunakannya sesuai dengan keinginannya. Karena itu radio dipandang efektif untuk komunikasi desa. Namun demikian, jika dibandingkan dengan negara lain, seperti Malaysia, dengan stasiun dan frekuensi yang terbatas Indonesia masih jauh terbelakang.
Pembangunan desa adalah suatu proses yang tidak pernah berakhir. Bila masyarakat berkembang, pembangunan pun menuntut untuk dipenuhi. Bagaimana bentuk pembangunan yang dikehendaki akan banyak tergantung atau dipengaruhi oleh faktor-faktor yang ada dan hidup di daerah di mana pembangunan akan diadakan. Faktor-faktor yang dimaksud ialah antara lain: pertama, apakah desa telah siap dengan rencana pembangunan tersebut. Kedua, bagaimana sarana fisik yang ada di desa. Ketiga, tingkat pembangunan yang bagaimana yang telah atau sedang diadakan di desa tersebut (bila ada). Keempat, tersedianya kapital yang cukup untuk jangka waktu tertentu, dan akhirnya kelima, merupakan faktor yang cukup penting ialah: bagaimana kecakapan, kebijaksanaan serta kejujuran dan kesungguhan dari para perencana dan para administrator pembangunan. Kesemua faktor di atas tidak akan mencapai sasarannya apabila komponen yang penting di dalam pembangunan tidak diikut sertakan, yaitu masyarakat sendiri. Dalam hubungan ini masyarakat harus diberi tahu, diajak berkonsultasi, serta dirangsang untuk ikut berpartisipasi.
Meskipun tingkat pembangunan suatu desa berbeda dari satu desa ke desa yang lainnya, atau dari satu negara dengan negara lainnya, akan tetapi ada suatu persamaan umum yang dapat diterima, yaitu: 1. Pembangunan desa diharapkan dapat memenuhi harapan semua penduduk, antara lain pembangunan diharapkan dapat membangkitkan atau memberikan kesempatan yang besar untuk berkarya dan berinisiatif. 2. Pembangunan desa diharapkan dapat memenuhi kebutuhan akan pendidikan penduduk desa, juga diharapkan pendapatan penduduk akan bertambah. 3. Dengan pembangunan desa diharapkan pendapatan penduduk dapat menjadi kekuatan penggerak utama di dalam berbagai bentuk yang positif, antara lain, karena tersedianya kesempatan kerja yang terbatas, maka perlu adanya perlindungan terhadap pengertian kerja sebagai sumber pendapatan hidup. 4. Pembangunan desa diharapkan pula dapat menjamin keselamatan atau jaminan hidup di masa mendatang. 5. Pembangunan desa diharapkan membuka kesempatan memajukan karir masing-masing warga desa. Setiap orang di dalam pembangunan desa akan dihadapkan kepada suatu perjuangan yang sesuai dengan kata hati dan integritas penduduk. Dengan demikian maka pembangunan desa akan memiliki nilai moral yang tinggi, yaitu suatu cita-cita untuk memperbaiki sarana hidup manusia yang layak.
Pada umumnya di negara-negara sedang berkembang, pembangunan desa memiliki program tertentu. Program tersebut bisa diukur dari tujuan atau sasarannya, jangka waktunya, pengelolaannya, bagaimana dukungan komunikasinya, serta bagaimana tingkat integrasi antara satu program dengan program lainnya di desa tersebut.