Pertumbuhan kelompok menengah memang cepat berkat peningkatan kemampuan sosial-ekonomi mereka. Hanya saja posisinya masih lemah, karena arah identifikasi dirinya berlangsung terutama dengan golongan elite, sehingga golongan menengah ini tidak lain merupakan onderbouw dari elite yang berkuasa, terutama dalam gaya hidup dan kesadaran statusnya. Mereka cenderung menunjukkan pertumbuhan ke samping, di mana pengaruh dan kekuasaan ekonomi dipentingkan di atas pengaruh dan partisipasi politik. Menurut John S. Nimpoeno, di kalangan golongan yang disebut menengah ini tampak adanya kesenjangan segi kehidupan ekonomi, politik maupun sosio-kultural.