Studi Kasus Interaksi Desa dan Kota di Jawa
Terdapat interaksi erat antara rumahtangga pedesaan yang memasok tenaga kerja dengan kegiatan ekonomi perkotaan yang membutuhkan tenaga kerja yang spesifik. Dan berbeda dengan asumsi-asumsi neoklasik, studi ini menunjukkan bahwa migrasi untuk bekerja ke kota adalah usaha beresiko rendah.
PROGRAM pembangunan rumah murah yang diselenggarakan oleh Perumnas dan BTN sejak awal Pelita II ataupun pembangunan rumah mewah oleh perusahaan real estate telah membawa dampak yang luar biasa tidak saja dalam hal penyediaan rumah, tetapi juga dalam memberikan kesempatan kerja baik dalam proyek pembangunan rumah secara langsung maupun dalam industri penunjangnya seperti industri batu bata, semen, pipa dan sebagainya. Dampak lain yang dirasakan adalah munculnya ”kota baru” yang merupakan lingkungan pemukiman baru di dalam maupun di sekitar kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung dan sebagainya.
* Penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada East-West Population Institute, Honolulu, Hawaii serta kepada Lembaga Penelitian Planologi ITB atas dana yang diberikan untuk penelitian ini. Demikian pula penulis berterima kasih kepada Professor Murray Chapman dari University of Hawaii at Manoa yang telah membimbing dan mengarahkan studi ini. Walaupun demikian seluruh isi tulisan ini adalah tanggung jawab penulis sepenuhnya.