Prisma

Model Pembangunan NIB dan Muangthai Pasca tahun 2000 Keajaiban atau Bencana Ekonomi?

Untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang pesat, Muangthai mengikuti model pembangunan Negara-negara Industri Baru yang sangat dicirikan dengan strategi memacu pertumbuhan ekspor dan berorientasi ke luar. Namun, langkah itu mungkin akan membawa Muangthai sangat tergantung dan tidak akan mencapai otonomi dari pasar dunia. Salah satu pertanyaannya: Bila semua negara Dunia Ketiga memacu pertumbuhan ekspor, siapakah yang akan menjadi pembeli?

Perekonomian Muangthai Menuju Abad ke-21

BERKAT pertumbuhan ekonominya yang mantap, keempat Negara Industri Baru Asia (NIBA), yaitu Korea Selatan, Taiwan, Hongkong dan Singapura, dijuluki sebagai “Empat Macan” Asia. Keempat NIBA ini seringkali dikatakan sebagai “keajaiban ekonomi”, yang keberhasilannya berlandaskan pada strategi pembangunan yang “memacu pertumbuhan ekspor” (pertumbuhan yang dipimpin ekspor) dan “berorientasi ke luar”. Elite pemerintah dan teknokrat Muangthai, seperti juga para pemuka bisnis menyarankan agar Muangthai mengikuti strategi pembangunan keempat negara tersebut. Dalam dasawarsa mendatang, sasaran pembangunan utama dirancang untuk menjadikan Muangthai sebuah NIB.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan