Prisma

Moh. Sjafei Pendiri INS Kayutanam: Cita-cita dan Perjuangannya

Konsepsi pendidikan nasional Moh. Sjafei berorientasi kepada masa depan, agar harkat bangsa sama dengan bangsa lain di tingkat internasional. Dia tidak terpaku pada pola kebudayaan daerah atau kebudayaan yang “berselimut nasional”. Kegiatan kebudayaan bagi Sjafei adalah kegiatan kreatif, baik secara individual maupun sosial.

MEMBICARAKAN seorang tokoh nasional seperti Mohammad Sjafei, perlu juga membicarakan apa, kenapa dan bagaimana dia menjadi hadir. Dia hadir bukan semata-mata oleh bakat dan kemampuannya menggapai suatu cita-cita besar, melainkan juga oleh kesempatan dan dukungan sepenuh hati yang diperoleh oleh kedua orang tua angkatnya. Dari bapak angkatnya, terutama dia memperoleh cita-cita yang besar untuk dimulai, dan dikembangkan sampai ke akhir hayatnya. Sedangkan dari ibu angkatnya, ketangguhan mental untuk terus-menerus mengabdi tanpa pamrih dengan keyakinan “laba-laba merentang jaringannya, sehelai demi sehelai hingga menjadi kukuh pada akhirnya.”

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan