Prisma

Narasi Orang-orang Kecil dalam Konstruksi Nasion

Ini Judul buku: Indonesia and the Birth of the Modern World

Penulis: David van Reybrouck

Penerbit: WW Norton & Company, 2024

Tebal: x + 639 halaman

ISBN: 978-1-324-07369-7

Sekolah formal acap kali menjadi tangan utama yang menyampaikan pemahaman dan pengetahuan sejarah bangsa atau antarbangsa untuk sebagian besar masyarakat. Tidak dapat dinafikan bahwa orangtua atau komunitas terdekat dapat diperhitungkan sebagai aktor awal untuk menanam pola berpikir diakronik dan sinkronik—dengan purwarupa mentah—pada individu anak. Akan tetapi, aktor itu disubstitusikan dengan sekolah yang mengembangkan corak berpikir anak dengan lebih mutakhir; cakrawala diperluas dengan analisis beragam fakta peristiwa sejarah. Belakangan, berkait dengan keseluruhan, kedudukan sekolah tak mampu dipisahkan dengan negara. Ia mengemas secara padat riwayat beratus-ratus tahun nasion Indonesia melalui kebijakan kurikulum pendidikan. Adalah sekolah yang bertanggung jawab—lagi-lagi—menyampaikan kurikulum (sejarah) via pembelajaran.

Saya terhitung orang nomor sekian dari puluhan juta yang mengenyam pendidikan sejarah. Sejak sekolah dasar, menerima muatan materi sejarah Indonesia secara garis besar. Beranjak tingkat sekolah menengah pertama, sejarah Indonesia kembali diulas dengan skala jauh lebih kompleks dengan tetap mengacu pada garis besar yang ada. Materi sejarah kemudian menembus batas-batas nasional menuju konteks transnasional, seperti sejarah peradaban dunia dan revolusi besar, di tingkat sekolah menengah atas. Sebagai orang yang lahir pada abad ke-21 atau Generasi Z, saya berkesempatan mencicipi seluruh muatan materi sejarah sebelum adanya Kurikulum Merdeka yang memberangus beberapa materi sejarah krusial.[i] Tentu, fragmen impresi mampu muncul dan solid menyatukan dirinya dari seluruh pengalaman mempelajari sejarah sejak sekolah dasar dan menengah atas hingga kuliah di perguruan tinggi.


[i] Hammam Izzudin, “Daftar Pelajaran Sejarah SMA yang Hilang di Kurikulum Merdeka, Bikin Anak Muda Buta Kondisi Dunia,” dalam Mojok.co, atau https://mojok. co/liputan/ragam/pelajaran-sejarah-yang-hilang-dikurikulum- merdeka/ (diakses 7 Februari 2025).

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan