Pendidikan tinggi teknologi bertanggungjawab dalam memberi nilai kultural yang membawa perubahan pada masyarakat. Lulusannya diharapkan dapat berperan sebagai pelopor pembaruan kultural secara harmonis, dengan kondisi sosial-ekonomi-politik dan alam lingkungan, menuju taraf hidup bangsa yang menjunjung tinggi hakekat kemanusiaan. Bagoes P. Wiryomartono melihat, universitas bukanlah lembaga training massal, tetapi tempat berlangsungnya membentuk sikap budaya seseorang, menjadi ilmuwan yang memiliki komitmen pada kemanusiaan dan kelestarian alam.