Prisma

Pemerataan, Pertumbuhan dan Konsentrasi Ekonomi dalam Proses Industrialisasi*

Dengan kecepatan dan derajad yang berbeda, proses industrialisasi menyusup dalam gerak pembangunan setiap negara di dunia. Persoalannya kemudian, kehadirannya seringkali menimbulkan masalah sosial-politik yang tidak selalu stabil dan positif. Untuk itu, melihat berbagai pemikiran ekonomi dan kemudian menelaahnya dalam kasus-kasus empiris, mungkin bisa membuka mata kita terhadap ekses-ekses yang muncul.

John Maynard Keynes: Kesulitannya terletak pada ide-ide baru, tetapi pada melarikan diri dari ide-ide lama, yang beralasan, bagi mereka yang dibesarkan seperti kebanyakan kita, ke setiap sudut pikiran kita.

SEJARAH pembangunan ekonomi telah menunjukkan bukti bahwa dengan berlangsungnya proses industrialisasi, pendapatan perkapita meningkat, dan pada struktur ekonomi terjadi pula pendalaman. Pendapatan yang meningkat menyebabkan komposisi permintaan berubah, sehingga secara relatif permintaan terhadap pangan dan sandang menurun.1 Pada sisi penawaran terjadi pula peningkatan persediaan modal, pendidikan, ketrampilan, dan tingkat kesehatan yan g lebih baik. Dalam proses tersebut andil sektor-sektor primer menurun, yang diimbangi oleh andil sektor-sektor sekunder dan tertier. Kalau demikian halnya, maka terjadi pula pergeseran konsentrasi kegiatan ekonomi.


* Tulisan ini adalah pidato pengukuhan sebagai Guru besar di Univ. Sriwijaya, Palembang.

1 Hollis Chenery, Pattern of industrial Growth. American Ekonomic Review 50(4), 1960, hal. 624; Colin Clark, Development of Ekonomic: The Early Years. Dalam Gerald M. Meier dan Dudley Seers. Pionners ini Development. Oxford University Press: New York, 1984, hal. 62-65.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan