Terlepas dari kekejamannya, Jepang memberi banyak harapan kepada “bangsa” Indonesia untuk mengakhiri penjajahan Belanda dengan membentuk berbagai lembaga yang diperuntukkan bagi kaum muda. Beberapa di antara organisasi pemuda bentukan Jepang itu kelak menjadi angkatan perang nasional yang terorganisasi dengan baik. Kemerdekaan Indonesia akhirnya diproklamasikan berkat kegigihan kelompok-kelompok pemuda. Namun mereka tidak luput dari pertikaian internal karena kuatnya tekanan psikologis saat itu; di usia muda mereka sudah harus memikul tanggung jawab yang sangat besar sebagai pemimpin negara-bangsa baru.