Pendahuluan
Studi ini adalah salah satu dari penelitian penulis dalam rangka penelitian BP3K tentang hubungan antara sistem pendidikan dan sektor tenaga kerja. Sampel yang digunakan dalam hal ini terdiri dari pemuda berusia antara 12 sampai 24 tahun yang menetap di Padang pada saat sensus tahun 1971 dilakukan. Oleh sebab itu, di dalamnya tidak termasuk mereka yang menetap di salah satu kota madya atau kota kabupaten lain di Sumatera Barat. Jelaskan bahwa pemuda-pemudi ini berasal dari latar belakang kota yang berpenduduk kira-kira 250.000 jiwa dan merupakan ibu kota propinsi. Bila Padang tidak dapat dikatakan memiliki pembangunan industri tingkat tinggi, namun kota ini menunjukkan gejala yang lebih intensif di semua sektor ekonomi dari setiap kota lainnya di Sumatera Barat. Apa yang sudah hampir pasti dapat disimpulkan ialah bahwa kesempatan-kesempatan untuk bekerja di semua sektor, selain sektor pertanian, lebih gampang diperoleh di Padang daripada di suatu tempat lain di Sumatera Barat. Di samping itu, kesempatan-kesempatan untuk melanjutkan pelajaran lebih banyak di Padang daripada di kota-kota Sumatera Barat lainnya, dan hal ini tecermin dari besarnya jumlah sekolah-sekolah dasar, sekolah lanjutan dan fasilitas-fasilitas perguruan tinggi yang dapat diperoleh di sana. Dengan kata lain, pilihan-pilihan yang tersedia untuk pemuda di Padang—dalam bidang pendidikan dan mencari pekerjaan—jauh lebih banyak. Padang mencerminkan “dunia terbaik” dalam kesempatan belajar dan kesempatan mendapat pekerjaan di propinsi ini.