Prisma

Pengalihan Teknologi, Peranan Amerika Serikat dan Kasus IPTN*

Pengalihan teknologi antar negara, selalu dilandasi oleh dua kepentingan utama, yakni ekonomis dan strategis. Ini terlihat dalam sosok AS yang sering disebut sebagai pemasok teknologi terbesar ke dunia ketiga. Namun dewasa ini posisi AS cukup sulit mengingat antara kepentingan ekonomis dan strategis tidak selalu berjalan seiring, dan apalagi AS juga menghadapi para pesaing dari Inggris, Jerman, Jepang dan Perancis yang terus berkembang dan agresif dalam mencari pasar.

YANG menjadi dasar pemikiran betapa pentingnya pengontrolan terhadap teknologi tinggi bagi negara-negara maju adalah karena teknologi tersebut memiliki peranan penting untuk membangun secara bersamaan kekuatan ekonomi dan kekuatan politik.1¹ Kehadiran Amerika Serikat (AS) selama empat dekade sejak Perang Dunia II sebagai adikuasa, baik dari segi ekonomi maupun dari segi militer, tidak lepas dari keberhasilannya mengembangkan teknologi tinggi. Selama itu pula teknologi menempati peran penting dalam membangun kekuatan ekonomi dan kekuatan politik AS.


* Penulis mengucapkan terima kasih kepada Prof. Dr. Juwono Sudarsono, Dr. Maswadi Rauf dan Dr. Hero U. Kuntjorojakti atas komentar-komentarnya selama penulis melakukan studi ini.

1 Jong-Tsong Chiang, ‘Dilemmas of US Export Control of Technology to China’, dalam The Journal of Technology Transfer, Vol. 12, No. 1, 1987, hal. 10.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan