Sejak seperempat abad ini, peranan sumberdaya manusia dalam proses produksi semakin disadari, sehingga usaha-usaha pengembangannya pun terus ditingkatkan. Di satu pihak, pengembangan sumberdaya manusia itu diarahkan untuk meningkatkan keterampilan kerja, sedangkan di pihak lain berhubungan erat dengan usaha peningkatan taraf hidup manusia itu sendiri, termasuk di bidang kesehatan. Karena lebih dari 50 persen tenaga kerja Indonesia itu berpendidikan rendah, maka menurut Prijono Tjiptoherijanto, usaha peningkatan produktivitas kerja melalui program-program pendidikan dan latihan, menjadi sangat penting.