Kehadiran sektor informal merupakan cerminan berlangsungnya dan kian kukuhnya dualisme ekonomi di Indonesia. Ia tak terelakkan dan inherent dengan keadaan dan sistem ekonomi Indonesia sekarang. Soetjipto Wirosardjono menyimpulkan, kebijaksanaan ekonomi Indonesia hendaknya lebih memperhatikan lagi peningkatan pendapatan, produktivitas dan sikap akomodatif, serta membina mereka yang terserap oleh sektor tradisional dan sektor informal ini. Akses pada jasa produksi dan permodalan, sarana kerja, perlindungan atas kelancaran usaha, perlu ditingkatkan.