Prisma

Penggunaan Data Survai Pengeluaran dalam Analisa Konsumsi Makanan Pokok di Indonesia*

Berbagai variasi dan pola konsumsi secara tidak langsung menyatakan bahwa pengadaan bahan makanan, membawa arti yang berbeda-beda bagi kelompok masyarakat yang berlainan. Perbedaan konsumsi pedesaan dan kota harus dibedakan. Dalam menganalisa, menurut John A. Dixon, kalau hanya data aggregate yang diandalkan, tidak akan diperoleh informasi yang cukup untuk membuat petimbangan yang realistis. Tulisan ini merupakan contoh kongkrit pemanfaatan data statistik untuk analisa substantif, dengan menggunakan data dari Survai Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).


* Artikel ini diterjemahkan dari “Use of Expenditure-Survey Data in Staple-Food-Consumption Analysis: Examples from Indonesia,” yang dimuat dalam Anthony H. Chisholm dan Roney Tyers (eds), Ketahanan Pangan: Teori, Kebijakan, dan Perspektif dari Asia dan Pasifik Rein, Lexington Books, Lexington, Massachusetts, 1982: halaman 241-262.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan