Prisma

Peningkatan Produktivitas Organisasi Pemerintah dan Pegawai Negeri

Kasus Indonesia

Bersamaan dengan proses perluasan fungsi pemerintah, meningkat pula harapan dari kalangan masyarakat, menyangkut karya sektor pemerintah. Penulis artikel menyimpulkan, sikap pandang organisasi birokrasi terlalu berorientasi pada dua hal: kegiatan dan pertanggungjawaban. Karena relatif sedikit yang berorientasi pada “hasil” dan “kualitas pelayanan”, lambat laun bisa berjangkit budaya counter productive. Produktivitas pegawai negeri masih dipengaruhi oleh gaya menejemen dan kepuasan jabatan. Pegawai negeri Indonesia sekarang cenderung memilih “rasa aman” sehingga mempengaruhi motif prestasi yang kurang mendorong lahirnya perbaikan produktivitas. “Rasa cemas akan gagal” relatif tinggi, sehingga pegawai negeri tak berani mengambil risiko untuk berbuat lebih.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan