Prisma

Penyebab Kemandekan dan Jalan Menuju Demokratisasi 2.0

Pada awalnya, demokratisasi di Indonesia memperlihatkan hasil lebih daripada yang diharapkan. Namun, beberapa tahun kemudian, demokratisasi di negeri ini berhenti dan tidak ada yang dapat menjelaskan kenapa hal ini bisa terjadi. Studi lanjutan kami menunjukkan ada sejumlah kompromi yang membentuk institusi-institusi bisa diterima para elite berpengaruh, namun pada saat bersamaan ada kekuatan yang meredam gerak maju reformasi. Karena itu, dibutuhkan demokratisasi “generasi kedua” (2.0) yang melampaui kelemahan dan kekurangan strategi demokratisasi liberal melalui politik demokrasi yang transformatif dengan memperkuat serta membuka peluang dan ruang seluas-luasnya bagi aktor reformis.

Kata Kunci: demokratisasi, kajian demokrasi, keterwakilan kepentingan, partisipasi

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan