
KM Robinson, Anak Tiri Kemajuan, Universitas Negeri New York Press, 1986, 315 halaman.
BUKU setebal 315 halaman ini mengasyikkan untuk dibaca. Sebagai antropolog, penulisnya mampu bercerita, seolah-olah buku ini merupakan novel sejarah. Topik yang disuguhkannya pun, walau bukan baru – yaitu dampak penanaman modal asing pada kehidupan penduduk asli – tetap menimbulkan rasa ingin tahu masyarakat pembaca di Indonesia.
Judul buku ini juga menantang: Stepchildren of Progress, alias Anak Tiri Kemajuan. Pembaca bisa menebak apa yang hendak dikatakan penulis mengenai keberadaan dari modal asing bagi penduduk setempat.
Melihat judulnya, pembaca bisa menebak pendekatan yang akan digunakan dalam menganalisa topik masalah. Robinson menggunakan kerangka pemikiran dependensia dengan catatan bahwa faktor historis dan keunikan kultural akan mendapat porsi lebih dalam uraiannya.