Dalam rangka pembenahan saluran-saluran peran serta masyarakat, pemerintah Orde Baru tidak memakai partai politik melainkan memilih organisasi fungsional. Sedangkan peran masyarakat sendiri diarahkan pada kegiatan melaksanakan kebijaksanaan program pembangunan, bukanlah mengajak mereka ikut membuat alternatif kebijaksanaan. Mohtar Mas’oed menawarkan beberapa penyesuaian kebijaksanaan. Di tingkat nasional organisasi fungsional seperti KADIN dan FBSI perlu mengembangkan dan menyalurkan kepentingan mereka sendiri. Di tingkat desa perlu diciptakan rasa ikut memiliki tanggung jawab merencanakan program pembangunan lingkungannya.