Apakah bantuan luar negeri akan merupakan beban atau tidak bagi generasi mendatang, hingga kini masih terus diperdebatkan. Tetapi menurut Soeharsono Sagir, bantuan luar negeri sebenarnya merupakan “uang muka pajak” yang harus dipikul oleh wajib pajak generasi mendatang, tidak tergantung dari berhasil atau tidaknya pembangunan. Namun, ketergantungan kepada luar negeri untuk membiayai pembangunan bukan suatu kelemahan selama kita bertekad untuk secara bertahap mengurangi ketergantungan tersebut baik secara absolut maupun relatif.