Kita memerlukan pola kebijaksanaan terpadu perdagangan eceran, agar sektor ini lebih produktif, sehingga selisih antara harga produsen dan harga eceran dapat diperkecil. Lebih rendahnya harga eceran dapat membuahkan perluasan pasar, yang nantinya akan menambah volume transaksi perdagangan eceran. Dari situ diharapkan lahirnya kenaikan jumlah kesempatan kerja, dan produktivitas dalam negeri dapat diperbesar.
DALAM tiap sistem perekonomian dapat ditemukan tiga kegiatan pokok: produksi, distribusi, serta konsumsi barang dan jasa. Kegiatan pokok distribusi ialah memindahkan barang dari pihak produsen ke tangan konsumen. Yang melaksanakan kegiatan distribusi disebut “pedagang”. Pedagang yang membeli barang dari pihak produsen (dalam partai besar) disebut “pedagang besar” (grosir atau whole-saler) yang kemudian menjual kembali barangnya (dalam partai kecil) kepada “pedagang eceran” (pengecer). Pedagang yang disebut terakhir ini adalah yang langsung berhadapan dengan konsumen.